- Dengan berakhir bulan Sept maka IHSG memasuki bulan October dimana secara siklus dan presentase IHSG mengalami kenaikan.
- Dalam lima tahun terakhir IHSG mengalami 3 kali (2015, 2016 dan 2017) kenaikan di bulan October dan close diatas level sebulan sebelumnya (Sept). Pada masing2 tahun tersebut IHSG mengalami kenaikan 5.48% di October 2015, 1% di October 2016 dan, 1.78% di October 2017.
- Secara imbal hasil di bulan October IHSG tidak terbilang tinggi versus Desember, Februari dan Januari serta Julai namun October merupakan bulan baik untuk mengambil posisi medium term untuk trend yang terjadi di 2020 nantinya.
- Secara teknikal pergerakan IHSG berada di rentang 5.900-6.000 namun optimis akan mengalami breakout ke 6.100-6.200 di pertengahan October nanti.
- Sektor yang seharusnya dilirik untuk akumulasi adalah Infrastruktur (konstruski), pertambangan (coal), property dan keuangan (bank).
Stock picks: (BUY: JSMR, PTBA, BSDE, BBRI)
- Jasa Marga (JSMR) (Profit taking target: Rp.6.000-6.200)
Entry (1) Rp.5.525, Entry (2) Rp.5.425, Cut loss point: Rp.5.325
- Bukit Asam (PTBA) (Profit taking target Rp.2.380-2.480)
Entry (1) Rp.2.210, Entry (2) Rp.2.170, Cut loss point: Rp.2.110
- Bumi Serpong Damai (BSDE) (Profit taking target Rp.1.450-1.550-1.650)
Entry (1) Rp.1.295, Entry (2) Rp.1.265, Cut loss point: Rp.1.195
- Bank BRI (BBRI) (Profit taking target: Rp.1.650-1.750)
Entry (1) Rp.1.470, Entry (2) Rp.1.420, cut loss point: Rp.1.370
Penyangkalan/Disclaimer
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidakakuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
All information provided herein are not intended for and should not be considered as specific investment advice nor an invitation or offer to buy and / or sell securities. The risk of loss in trading securities can be substantial. Customers must consider all relevant risk factors including their own personal financial situation before trading. Every investment decision taken shall be the sole responsibility of the investor.
Any opinions expressed as to the future direction of prices of specific stock are purely the opinions of KGI Sekuritas and are not guaranteed in any way. In no event shall KGI Sekuritas have any liability for any losses incurred in connection with any decision made, action or inaction taken by any party in reliance upon the information provided herein, or any delays, inaccuracies, errors in, or omissions of information.
Yuganur Wijanarko Senior Research (yuganur.wijanarko@kgi.com) (www.kgi.id)


