Kami melihat secara teknikal dengan close IHSG di akhir tahun 2020 diatas level 6.000, kelihatannya short dan medium term trend di awal 2021 akan membaik secara signfikan versus awal tahun 2020 lalu.
Seperti sebelumnya pelaku pasar diharapkan memperhatikan level 5.980 sebagai support dan 6.150 sebagai resistance, breakdown dari 5.980 akan mimicu koreksi ke 5.924-5.810 sedangkan breakout dari 6.150 rally ke 6.174-6.250.
Support: 5.980-5.924-5.853-5.810-5.770-5.720-5.610
Resistance: 6.150-6.174-6.200-6.250-6.300-6.350-6.450
Technical stock picks: (BUY: ANTM-WSKT-TLKM-PGAS)
- Aneka Tambang (ANTM) (Profit taking target: Rp.2.150-2.250-2.350)
Entry (1) Rp.1.940, Entry (2) Rp.1.910, Cut loss point: Rp.1.840
- Waskita (WSKT) (Profit taking target: Rp.1.570-1.670-1.770)
Entry (1) Rp.1.440, Entry (2) Rp.1.400, Cut loss point: Rp.1.340
- Telekomunikasi (TLKM) (Profit taking target: Rp.3.650-3.750-3.850)
Entry (1) Rp.3.410, Entry (2) Rp.3.350, Cut loss point: Rp.3.310
- Perusahaan Gas (PGAS) (Profit taking target: Rp.1.830-930-2.030-2.130)
Entry (1) Rp.1.680, Entry (2) Rp.1.630, Cut loss point: Rp.1.580
Penyangkalan (Disclaimer)
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidakakuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research


