© 2016 KGI Sekuritas Indonesia | All Rights Reserved Privacy | Trading Information | Terms and Conditions | Sitemap
HEALTHCARE: UNBEATEN PERFORMANCE
Pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan volume pasien rumah sakit, baik untuk pasien rawat inap maupun rawat jalan. Namun, profitabilitas rumah sakit tetap terjaga seiring dengan peningkatan pendapatan per pasien. MIKA mencatatkan kenaikan double-digit pada pendapatan dan laba di 1Q21 dimana kami memperkirakan tren tersebut masih akan berlanjut hingga 3Q21 ini sejalan dengan gelombang kedua yang terjadi di Indonesia.
Volume Pasien Masih Melanjutkan Tren Penurunan
Volume pasien rawat inap maupun volume pasien rawat jalan masih melanjutkan tren penurunan di 1Q21, dimana masing-masing turun -15,5% YoY dan -18,3% YoY, sehingga total pasien keseluruhan tercatat turun -18,1% YoY
Penurunan jumlah pasien masih disebabkan oleh langkah antisipasi pencegahan penularan Covid-19 oleh masyarakat yang lebih memilih untuk menahan kunjungan ke rumah sakit, sehingga penurunan pasien rawat jalan jauh lebih siginifikan dibandingkan dengan penurunan pasien rawat inap
Seiring dengan kenaikan jumlah kasus aktif Covid-19 harian yang masih dalam tren peningkatan sejaln dengan gelombang kedua yang saat ini terjadi di Indonesia, kami memproyeksikan hal ini masih akan menekan volume pasien rawat jalan. Disisi lain, volume pasien rawat jalan non-covid juga masih akan turun, namun untuk pasien rawat jalan khusus Covid-19 diperkirakan akan mengalami kenaikan signifikan
Technical stock picks: (BUY: KLBF, MIKA, SILO)
- Kalbe Farma (KLBF) (Profit taking target:1.425-1.525-1.625)
Entry (1) Rp.1.285, Entry (2) Rp.1.235, Cut loss point: Rp.1.185
- Mitra Keluarga (MIKA) (Profit taking target: Rp.2.450-2.650)
Entry (1) Rp.2.250, Entry (2) Rp.2.200, cut loss point: Rp.2.150
- Siloam (SILO) (Profit taking target: Rp.8.175-8.375-8.475)
Entry (1) Rp.8.075, Entry (2) Rp.7.975, Cut loss point: Rp.7.875
Penyangkalan (Disclaimer)
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidak-akuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research
(yuganur.wijanarko@kgi.com) (www.kgi.id)


