© 2016 KGI Sekuritas Indonesia | All Rights Reserved Privacy | Trading Information | Terms and Conditions | Sitemap
Daily technical, 04-03-2022
IHSG gagal cetak all time high baru lagi, pergerakan menjadi sideways dulu
Kami lihat secara teknikal bahwa dengan gagalnya IHSG cetak all time high baru merupakan signal bahwa pergerakan menjadi sideways dulu, namun rekomen mengunakan kesempatan ini untuk melakukan akumulasi buy dan menjual pada siklus kenaikan berikutnya.
Support: 6.850-6.800-6.750-6.700
Resistance: 6.974-6.996-7.020-7.080-7.150
Technical stock picks: (BUY: EMTK, PTBA, ADRO, CTRA)
- Elang Mahkota Teknologi (EMTK) (Profit taking target: Rp.2.390-2.490-2.590)
Entry (1) Rp.2.170, Entry (2) Rp.2.120, Cut loss point: Rp.2.070
- Bukit Asam (PTBA) (Profit taking target: Rp.3.390-3.490-3.590)
Entry (1) Rp.3.220, Entry (2) Rp.3.170, cut loss point: Rp.3.120
- Adaro Energy (ADRO) (Profit taking target: Rp.2.750-2.850-3.050)
Entry (1) Rp.2.580, Entry (2) Rp.2.530, Cut loss point: Rp.2.480
- Ciputra (CTRA) (Profit taking target: Rp.945-965-995)
Entry (1) Rp.910, Entry (2) Rp.905, Cut loss point: Rp.890
Penyangkalan (Disclaimer)
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidak-akuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research
(yuganur.wijanarko@kgi.com) (www.kgi.id)


