© 2016 KGI Sekuritas Indonesia | All Rights Reserved Privacy | Trading Information | Terms and Conditions | Sitemap
Daily technical, 22-02-2023
Kaum banteng mulai bermain diatas 6.900 momentum kenaikan untuk mendobrak level 7.000 mulai dibangun
Aksi pembelian kaum banteng yang membuat IHSG bermain diatas level 6.900 secara intra-day memberikan signal bahwa momentum kenaikan untuk mendobrak level resistance psikologis 7.000 mulai dibangun, rekomen akumulasi bertahap untuk menjual pada siklus kenaikan berikutnya.
Support: 6.850-6.800-6.750-6.700
Resistance: 6.960-7.000-7.050-7.100
Technical stock picks: (BUY: BRPT, ERAA, LSIP, MDKA)
- Barito Pacific (BRPT) (Profit taking target: Rp.1.030-1.130)
Entry (1) Rp.905, (2) Rp.870, Cut loss point: Rp.820
- Erajaya (ERAA) (Profit taking target: Rp.575-595-615)
Entry (1) Rp.535, Entry (2) Rp.510, cut loss point: Rp.495
- London Sumatra (LSIP) (Profit taking target: Rp.1.195-1.295)
Entry (1) Rp.1.070, Entry (2) Rp.1.020, Cut loss point: Rp.970
- Merdeka Copper Gold (MDKA) (Profit taking target: Rp.4.950-5.050)
Entry (1) Rp.4.750, Entry (2) Rp.4.710, Cut loss point: Rp.4.650
Penyangkalan (Disclaimer)
Disclaimer
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidak-akuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research
(yuganur.wijanarko@kgi.com) (www.kgi.id)


