Beberapa alasan untuk terjadinya koreksi di Februari
Kami melihat selama 2017 efek kiebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan politik tidak berdampak banyak pada kinerja pertumbuhan emitten dan akhirnya kepada pasar modal. Target pemerintah mengenai pertumbuhan ekonomi 5.4% di 2018 (RAPN 2018) sebenarnya terlalu optimis karena dengan penurunan daya beli masyrakat dan slow-down di sektor penjualan property maka pertumbuhan ekonomi dibawah 5% lebih realistis.
Pemerintah terlalu optimis, realita akan berbicara: Selain faktor diatas maka kami melihat target pendapatan dan belanja negara, pemerimaan pajak, inflasi serta nilai tukar juga terlalu optimis dan belum memperhitungkan efek negative dari luar yang dapat mempengaruhi hal tersebut.
Arus uang yang keluar dari bursa masih berlanjut: Net sell asing yang telah terjadi sejak 2015 kami perkirakan masih akan berlanjut walaupun tidak bepengaruh pada laju perjalanan IHSG karena sejak 2015 memang IHSG mengalami penguatan, namun merupakan hal yang perlu diwaspadai pelaku pasar karena momentum penjualan bisa saja bertambah deras secara mendadak.
Portfolio recommendation + 1 month target
| Ticker | Target Price |
| JSMR | Rp.6.150 |
| PTPP | Rp.3.350 |
| ISAT | Rp.5.900 |
| ASII | Rp.8.775 |
Disclaimer: Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor.
Disclaimer:This document has been prepared by PT.KGI Sekuritas Indonesia. The information has been compiled from public source, which we believe to be reliable but no representation or warranty, express or implied is made as to accuracy, completeness or fairness of the information and opinions contained in this document. Information and opinion contained herein are used to assist recipients, but are not to be relied upon as authoritative or taken in substitution for the exercise of judgment by any recipients as of this date. Any opinion and expressed in this report are subject to change without notice and PT. KGI Sekuritas Indonesia is not under obligation to update or keep current the information contained herein. This report is not, and should not be construed as, an offer or solicitation to buy or to sell any securities. PT. KGI Sekuritas Indonesia accepts no liabilities whatsoever for any direct, indirect or consequential loss or damage suffered by any person as a result of relying on any statement or omission in any information contained in this report. No part of this report may be produced, distributed or published without the written permission of PT. KGI Sekuritas Indonesia. All rights reserved
Yuganur Wijanarko Senior Research (yuganur.wijanarko@kgi.com)


