© 2016 KGI Sekuritas Indonesia | All Rights Reserved Privacy | Trading Information | Terms and Conditions | Sitemap
Daily technical, 21-09-2022
IHSG break diatas 7.200, resiko koreksi dibawah 7.000 mengecil
Kami melihat bahwa pembelian kaum banteng yang sempat membuat IHSG break diatas level psikologis 7.200 membuat resiko koreksi di bawah level 7.000 menjadi kecil, sehingga rekomen akumuakasi buy untuk scenario pendobrakan resistance berikutnya di 7.250 yang akan memperkuat momentum kenaikan berikutnya nanti.
Support: 7.150-7.050-7.000-6.950
Resistance: 7.250-7.400-7.450-7.500
Technical stock picks: (BUY: TLKM, AMRT, PGAS, ANTM)
- Telekomunikasi (TLKM) (Profit taking target: Rp.4.630-4.730-4.830)
Entry (1) Rp.4.480, (2) Rp.4.420, Cut loss point: Rp.4.380
- Sumber Alfaria (AMRT) (Profit taking target: Rp.2.360-2.460-2.460)
Entry (1) Rp.2.240. Entry (2) Rp.2.190. cut loss point: Rp.2.140
- Perusahaan Gas (PGAS) (Profit taking target: Rp.1.945-2.045-2.145)
Entry (1) Rp.1.820, Entry (2) Rp.1.770., Cut loss point: Rp.1.720
- Medco Energy (MEDC) (Profit taking target: Rp.1.080-1.180-1.180)
Entry (1) Rp.960, Entry (2) Rp.900, Cut loss point: Rp.860
Penyangkalan (Disclaimer)
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidak-akuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research
(yuganur.wijanarko@kgi.com) (www.kgi.id)


