© 2016 KGI Sekuritas Indonesia | All Rights Reserved Privacy | Trading Information | Terms and Conditions | Sitemap
Daily technical, 22-12-2021
Aksi jual kaum beruang terhenti diatas 6.500, kaum banteng membidik resistance di 6.575-6.600.
Perlawanan aksi beli kaum banteng menahan penurunan lebih lanjut dari level 6.500 sehingga masih ada momentum tersisa untuk memicu kenaikan IHSG ke resistance atas minor di 6.575-6.700.
Kunci rally ada di level 6.550, bila IHSG mampu bertahan diatas level tersebut maka kenaikan dapat berlanjut hingga 6.575-6.600, namun bila gagal bertahan diatas 6.550 maka ada penurunan lebih lanjut untuk mengetes level 6.500 dan 6.450.
Support: 6.500-6.450-6.400-6.350
Resistance: 6.575-6.600-6.650-6.700-6.750
Technical stock picks: (BUY: ISAT, MDKA, PGAS, TINS)
- Indosat (ISAT) (Profit taking target: Rp.6.150-6.350)
Entry (1) Rp.5.850, Entry (2) Rp.5.750, Cut loss point: Rp.5.650
- Merdeka Copper Gold (MDKA) (Profit taking target: Rp.3.890-3.990)
Entry (1) Rp3.750, Entry (2) Rp.3.710, cut loss point: Rp.3.650
- Perusahaan Gas (PGAS) (Profit taking target: Rp.1.540-1.640-1.740)
Entry (1) Rp.1.400, Entry (2) Rp.1.360, Cut loss point: Rp.1.300
- Timah Tbk, (TINS) (Profit taking target: Rp.1.590-1.690-1.790)
Entry (1) Rp.1.480, Entry (2) Rp.1.430, Cut loss point: Rp.1.380
Penyangkalan (Disclaimer)
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidak-akuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research
(yuganur.wijanarko@kgi.com) (www.kgi.id)


