Aksi jual pelaku pasar akibat sentiment negative dari penurunan prpyeksi 2019 GDP Cina dari 6.5% ke 6% serta pelemahan rupiah dari 14.020 ke 14.150 (pelemehan terjadi karena BI akan menurunkan suku bunga ke 5.75 dari 6% pada meeting BI akhir bulan) hanya merupakan jeda sesaat dalam trend naik untuk meredakan keadaan jenuh beli (overbought) di indicator harian, rekomen mengunakan kesempatan tersebut sebagai kesempatan untuk akumulasi dengan skenario naik kembali ke 6.510-6.550.
Support: 6.410-6.380-6.320-6.220, Resistance: 6.510-6.550-6.580-6.650-6.750
Stock picks: (BUY: PWON, SMGR, BBNI, BBRI)
- Pakuwon (PWON) (Profit taking target: Rp.655-675)
Entry (1) Rp.630, Entry (2) Rp.620, Cut loss point: Rp.605
- Semen Gresik (SMGR) (Profit taking target Rp.13.600-14.600)
Entry (1) Rp.12.750, Entry (2) Rp.12.450, Cut loss point: Rp.12.150
- Bank BNI (BBNI) (Profit taking target Rp.8.975-9.175)
Entry (1) Rp.8.725, Entry (2) Rp.8.675, Cut loss point: Rp.8.575
- Bank BRI (BBRI) (Profit taking target: Rp.3.980-4.080)
Entry (1) Rp.3.830, Entry (2) Rp.3.780, cut loss point: Rp.3.720
Disclaimer: Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya bertujuan untuk sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor.
Yuganur Wijanarko Senior Research


