© 2016 KGI Sekuritas Indonesia | All Rights Reserved Privacy | Trading Information | Terms and Conditions | Sitemap
Daily technical, Senin May 10-2021
Recovery trend di IHSG mulai berjalan kembali
Kami lihat bahwa dengan recovery trend IHSG yang mulai berjalan, bahwa potensi untuk terjadinya koreksi lanjutan ke 5.800 semakin mengecil sehingga kaum banteng mulai percaya diri untuk membangun posisi buy guna antisipasi breakout ke 6.100 nantinya.
Support: 5.950-5.900-5.850-5.750-5.700-5.600
Resistance: 6.050-6.100-6.150-6.200-6.250-6.350-6.400-6.450-6.550
Technical stock picks: (BUY: INCO, ISAT, HRUM, BBRI)
- Vale International (INCO) (Profit taking target: Rp.5.250-5.350-5.450)
Entry (1) Rp.5.000, Entry (2) Rp.4.950, Cut loss point: Rp.4.850
- Indosat (ISAT) (Profit taking target: Rp.6.550-6.650-6.750)
Entry (1) Rp.6.300, Entry (2) Rp.6.250, Cut loss point: Rp.6.150
- Harum Energy (UNTR) (Profit taking target: Rp.5.475-5.575-5.675)
Entry (1) Rp.5.225, Entry (2) Rp.5.150, Cut loss point: Rp.5.075
- Bank BRI (BBRI) (Profit taking target: Rp.4.350-4.450-4.550)
Entry (1) Rp.4.100, Entry (2) Rp.4.000, Cut loss point: Rp.3.900
Penyangkalan (Disclaimer)
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidakakuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research


