- Pemulihan Penjualan Mobil:
Meskipun pertumbuhan secara tahunan masih tertekan, namun pada 3Q20 penjualan mobil telah mengalami pemulihan dimana penjualan tercatat sebanyak 116,8 ribu unit, atau tumbuh +64,0% QoQ
Dengan demikian secara akumulatif, di 9M20 penjualan mobil secara keseluruhan tercatat sebanyak 407,4 ribu unit (-46,8% YoY)
Indikasi tren pemulihan semakin terlihat jelas dimana pada bulan November 2020, penjualan mobil tercatat di 56,1 ribu unit (+21,2% MoM, -39,9% YoY)
Kami memproyeksikan di 4Q20, tren pemulihan masih berlanjut didukung oleh rerata seasonality penjualan mobil yang lebih besar di kuartal empat, mencapai 27,0% dari total penjualan tahunan
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, Tren Pemulihan Berlanjut
Indeks keyakinan konsumen (IKK) mengalami kenaikan signifikan pada November 2020, didorong oleh kenaikan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK)
Jika dilihat lebih rinci, indeks penghasilan saat ini, ekspektasi penghasilan kedepan dan indeks pembelian barang tahan lama juga mengalami kenaikan di November 2020
Hal ini kami perkirakan akan memberikan dampak positif terhadap minat masyarakat untuk melakukan konsumsi, khususnya pada barang tahan lama (durable goods) termasuk pembelian kendaraan
Stock picks: (BUY: ASII-GJTL-MASA-IMAS)
- Astra International (ASII) (Profit taking target: Rp.6.775-6.975)
Entry (1) Rp.6.450, Entry (2) Rp.6.350, Cut loss point: Rp.6.250
- Gajah Tunggal (GJTL) (Profit taking target: Rp.1.050-1.150-1.250)
Entry (1) Rp.900, Entry (2) Rp.850, Cut loss point: Rp.800
- Multistrada (MASA) (Profit taking target: Rp.1.230-1.330-1.430)
Entry (1) Rp.960, Entry (2) Rp.920, Cut loss point: Rp.880
- Indomobil (IMAS) (Profit taking target: Rp.1.725-1.825-1.925-2.025)
Entry (1) Rp.1.550, Entry (2) Rp.1.480, Cut loss point: Rp.1.550
Penyangkalan
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidakakuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research


