IHSG konsolidasi di 5.900-6.000 resiko turun ke 5.700 mengecil
Kami melihat secara teknikal aksi jual harian kaum beruang akibat tekanan penurunan regional yang disebabkan oleh trade war AS-China sudah mulai mereda dan IHSG mulai terkonsolidasi di range 5.900-6.000 untuk meredakan momentum negative yang ada sehingga dapat terhindar dari resiko penurunan lebih lanjut ke 5.700.
Potensi breakout ke 6.200 lebih mungkin versus breakdown ke 5.700:
Secara teknikal dilihat bahwa keadaan jenuh jual di IHSG serta aksi bargain hunting dari kaum banteng di saham big cap yang sudah terkoreksi lumayan dalam membuat momentum penurunan berkurang sehingga potensi untuk terjadinya breakout ke 6.200 lebih mungkin versus breakdown ke 5.700.
Stock picks: (BUY: BMRI, TLKM, MNCN, ASII)
- Bank Mandiri (BMRI) (Profit taking target: Rp.7.625-7.725-7.825)
Entry (1) Rp.7.325, Entry (2) Rp.7.225, Cut loss point: Rp.7.125
- Telekomunikasi (TLKM) (Profit taking target Rp.3.820-3.920-4.020-4.120)
Entry (1) Rp.3.600, Entry (2) Rp.3.540, Cut loss point: Rp.3.480
- Media Nusantara (MNCN) (Profit taking target Rp.935-995-1070)
Entry (1) Rp.870, Entry (2) Rp.850, Cut loss point: Rp.840
- Astra International (ASII) (Profit taking target: Rp.7.050-7.250-7.450)
Entry (1) Rp.6.725, Entry (2) Rp.6.625, cut loss point: Rp.6.525
Disclaimer: Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor.
Yuganur Wijanarko Senior Research (yuganur.wijanarko@kgi.com) (kgi.id)


