Ekonomi Indonesia membaik: Memasuki tahun ke-3 perjalanan pemerintahan Jokowi-JK, ekonomi nasional berhasil mendapatkan kembali momentum pertumbuhannya. Setelah pada tahun 2016 ekonomi nasional hanya tumbuh 4,6%, maka di tahun 2017 kondisi ekonomi Indonesia mulai membaik dengan kembali ke jalur yang benar. Kami melihat kedepan bahwa ekonomi Indonesia diyakini akan bertumbuh dikisaran 5,4% pada tahun 2017-2018, dan menurut pemerintah, BI, bappenas, bank dunia maupun IMF, ekonomi Indonesia diprediksikan akan tumbuh dikisaran 5,4% hingga 5,6% untuk 2017-2018. Dengan terjaganya pertumbuhan ekonomi, maka IHSG diyakini dapat kembali naik dalam trend bull long term positive pada tahun 2017 setidaknya hingga diatas level 5.600.
Semua sector akan bergerak di 2017: Seharusnya untuk 2017 pasar mulai melihat realisasi hasil paket kebijakan ekonomi pemerintah dan tax amnesty diharapkan mulai menunjukan hasilnya dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini. Setidaknya sektor konsumsi domestik, investasi asing di sektor riil dan pembangunan infrastruktur, masih akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sementara mulai pulihnya harga komoditas dunia seiring menguatnya harga minyak, diharapkan dapat mendongkrak sektor pertambangan batubara dan CPO untuk meneruskan rebound dam memasuki long term positive trend.
Portfolio recommendation + 1 month target
| Ticker | Target Price |
| BMRI | Rp.13.050 |
| INDF | Rp.8.750 |
| PTBA | Rp.12.300 |
| AALI | Rp.17.300 |
|
|
Disclaimer: Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor.
Disclaimer:This document has been prepared by PT.KGI Sekuritas Indonesia. The information has been compiled from public source, which we believe to be reliable but no representation or warranty, express or implied is made as to accuracy, completeness or fairness of the information and opinions contained in this document. Information and opinion contained herein are used to assist recipients, but are not to be relied upon as authoritative or taken in substitution for the exercise of judgment by any recipients as of this date. Any opinion and expressed in this report are subject to change without notice and PT. KGI Sekuritas Indonesia is not under obligation to update or keep current the information contained herein. This report is not, and should not be construed as, an offer or solicitation to buy or to sell any securities. PT. KGI Sekuritas Indonesia accepts no liabilities whatsoever for any direct, indirect or consequential loss or damage suffered by any person as a result of relying on any statement or omission in any information contained in this report. No part of this report may be produced, distributed or published without the written permission of PT. KGI Sekuritas Indonesia. All rights reserved
Yuganur Wijanarko Senior Research (yuganur.wijanarko@kgi.com)


