Secara teknikal rally di IHSG selama 4 hari yang mencetak new high selama 9 bulan terakhir telah menaikan trading range IHSG dari sebelumnya 4.850-5.250 ke range baru lebih tinggi di 5.320-5.250 sebagai support dan 5.500 sebagai resistance.
Koreksi dan konsolidasi yang terjadi untuk membuat swing turun ke 5.320-5.250 dalam beberapa hari kedepan untuk menurunkan efek jenuh beli (overbought) harian dapat dijadikan kesempatan buy.
Support: 5.320-5.250-5.200-5.150-5.100-5.050
Resistance: 5.500-5.550-5.650-5.750-5.850
Stock picks: (BUY: TBIG-BRIS-INDF-PTPP)
- Tower Bersama (TBIG) (Profit taking target: Rp.1.675-1.775-1.875)
Entry (1) Rp.1.450, Entry (2) Rp.1.410, Cut loss point: Rp.1.350
- BRI Syariah (BRIS) (Profit taking target: Rp.1.450-1.650-1.750)
Entry (1) Rp.1.205, Entry (2) Rp.1.150, Cut loss point: Rp.1.110
- Indofood (INDF) (Profit taking target: Rp.7.475-7.575-7.675)
Entry (1) Rp.7.075, Entry (2) Rp.6.975, Cut loss point: Rp.6.875
- PP Persero (PTPP) (Profit taking target: Rp.1.990-2.090-2.190)
Entry (1) Rp.950, Entry (2) Rp.920, Cut loss point: Rp.870
Penyangkalan (Disclaimer)
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidakakuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research


