© 2016 KGI Sekuritas Indonesia | All Rights Reserved Privacy | Trading Information | Terms and Conditions | Sitemap
CONSTRUCTION: POTENTIAL IMPROVEMENT IN CAPITAL STRUCTURE
Rerata realisasi kontrak baru industri konstruksi pada tahun 2020 lalu belum mencapai target dimana secara rerata berada pada level 92,8% dari target. Namun demikian, kami memproyeksikan raihan kontrak baru akan lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu seiring dengan kenaikan anggaran infrastruktur yang juga berdampak pada kenaikan anggaran kementerian PUPR. Terbentuknya Indonesia Investment Authority akan berdampak pada keberhasilan proses divestasi emiten konstruksi yang akan berpengaruh terhadap kenaikan potensi pendapatan dan perbaikan struktur modal.
Anggaran Infrastruktur di 2021 Meningkat
Anggaran infrastruktur di 2021 naik ke Rp414 triliun, meningkat +47,3% YoY
Anggaran infrastruktur pada tahun 2021 akan difokuskan untuk penguatan infrastruktur digital dan peningkatan efisiensi logistik dan konektivitas, dimana rencana utama pemerintah di 2021 ini termasuk pembangunan jalan 678 km, jembatan 13,1 km, jalur kereta api 378 km, dan 10 bandara
Kenaikan anggaran infrastruktur tersebut juga berdampak pada kenaikan anggaran untuk kementerian PUPR yang mengalami kenaikan hingga +75,8% YoY menjadi Rp149,8 triliun pada tahun 2021
Peningkatan anggaran, baik dari RAPBN 2021 maupun anggaran beberapa kementerian yang berkaitan dengan sektor konstruksi seperti Kementerian PUPR, kami proyeksikan akan memberikan dampak positif terhadap perolehan kontrak baru emiten konstruksi BUMN di 2021
Pilihan Saham:
- Waskita Karya (WSKT) (Profit taking target: Rp.1.610-1.810-2.010)
Entry (1) Rp.1.400, Entry (2) Rp.1.350, Cut loss point: Rp.1.300
- Wijaya Karya (WIKA) (Profit taking target: Rp.1.850-2.050-2.150)
Entry (1) Rp.1.650, Entry (2) Rp.1.600, Cut loss point: Rp.1.550
- PP Persero (PTPP) (Profit taking target: Rp.1.800-2.000)
Entry (1) Rp.1.580, Entry (2) Rp.1.530, Cut loss point: Rp.1.480
- Adhikarya (ADHI) (Profit taking target: Rp.1.500-1.700)
Entry (1) Rp.1.300, Entry (2) Rp.1.250, Cut loss point: Rp.1.200
Penyangkalan
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidakakuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research
(yuganur.wijanarko@kgi.com) (www.kgi.id)


