- DJIA kembali ke level sebelum Covid: Optimisme pasar mengenai paket stimulus Corona Virus oleh Trump memberikan dorongan untuk DJIA mencapai level sebelum terjadi penurunan akibat Covid 19 sehingga dapat dikatakan recovery economy Amerika di antisipasi pasar dalam pergerakan harga sebelumnya.
- Bursa Indonesia masih jauh dari all time high: Kalau kita bandingkan dengan Dow Jones, IHSG masih jauh dari level sebelum Covid (5.900-6.100) dan all time high (6.600) sehingga masih ada banyak ruang untuk menguat kedepan mengejar kenaikan Dow Jones nantinya.
- Penguatan komoditas juga memperkuat sentimen: Kami melihat kenaikan komoditas dunia akibat antisipasi global economic recovery juga membuat IHSG mengalami siklus kenaikan setidkanya ke 5.200.
- Daily dan weekly chart IHSG (MACD cross buy): Kami melihat secara indicator di grafik harian sudah ada MACD cross buy signal dalam periode daily dabn weekly bahwa momentum mulai on lagi. Dari kacamata segi grafik mingguan kenaikan diatas resistance 5.100 telah trigger MACD buy signal untuk kaum beruang balik badan menjadi bullish.
Stock picks: (BUY: BBRI-ANTM-BBNI-TLKM)
- Bank BRI (BBRI) (Profit taking target: Rp.3.380-3.480-3.580)
Entry (1) Rp.3.250, Entry (2) Rp.3.150, Cut loss point: Rp.3.050
- Aneka Tambang (ANTM) (Profit taking target: Rp.1.250-1.350-1.450)
Entry (1) Rp.970, Entry (2) Rp.870, Cut loss point: Rp.770
- Bank BNI (BBNI) (Profit taking target: Rp.4.950-5.150-5.350)
Entry (1) Rp.4.810, Entry (2) Rp.4.750, Cut loss point: Rp.4.610
- Telekomunikasi (TLKM) (Profit taking target: Rp. 2.950-3.050-3.150-3.250)
Entry (1) Rp.2.780, Entry (2) Rp.2.730, Cut loss point: Rp.2.690
Penyangkalan
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidakakuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Disclaimer
All information provided herein are-not intended for and should not be considered as specific investment advice nor an invitation or offer to buy and / or sell securities. The risk of loss in trading securities can be substantial. Customers must consider all relevant risk factors including their own personal financial situation before trading. Every investment decision taken shall be the sole responsibility of the investor.
Any opinions expressed as to the future direction of prices of specific stock are purely the opinions of KGI Sekuritas and are not guaranteed in any way. In no event shall KGI Sekuritas have any liability for any losses incurred in connection with any decision made, action or inaction taken by any party in reliance upon the information provided herein, or any delays, inaccuracies, errors in, or omissions of information.
Yuganur Wijanarko Senior Research


