Outlook IHSG kedepan
Menunggu Stabilitas rupiah:
Sebenarnya demand untuk saham indonesia masih ada namun kami melihat bahwa akan ada potensi untuk kenaikan BI rate 1.25% lagi bila pelemahan rupiah berlanjut. Kelihatannya BI dan pasar cukup puas dengan rupiah stabil di range tertentu dan bukan berarti harus menguat cukup jauh.
Exchange rate stability key:
Rupiah cukup tertekan akibat CAD namun ketakutan inflasi belum terbukti hingga saat ini masih relative in-line (3.3-3.5%)
BI akan mengambil langka aktif dengan menaikan suku bunga 1.25% lagi bila keadaan global memburuk (dollar menguat sehinggna melemahkan rupiah)
Action pemerintah untuk menaikan pajak barang import mewah berdampak kecil namun secara simbolis merupakan hal yang bagus.
Recovery Ekonomi:
Belum ada dampak dari pelemahan rupiah atau kenaikan BI tate the emitten, perlu dicermati bila keadaan membaik BI dapat dengan cepat menurunkan suku bunga lagi.
-Dampak pelemahan rupiah akan lebih signifikan ke yang mempunyai hutang US versus kenaikan rate BI karena bank tidak akan langsung adjust naik
-Pemilu 2019 dilihat positif nanti, siapa pun presidennya akan ada kenaikan BBM dan Listrik untuk mengurangi subsidi
Valuasi menarik menunggu rupiah stabil:
Kunci ada di stabilitas rupiah di suatu range untuk jangka panjang (bisa aja stabil diatas), menguat jauh mungkin merupakan bonus.
– Bila ada penguatan rupiah akibat melemahnya dollar secara global, BI kelihatannya akan mengambil opsi tidak menaikan bunga atau menurunkan, opsi menaikan melihat unsur global
– Katalis lainnya merupakan consumer momentum recovery dan stabilitas politik
– Hasil dari proyek infrastruktur akan terasa dimana biaya logistic transportasi akan berkurang untuk 2019 nanti.
Stock picks: (BUY: PTBA, ASII, SMGR & WSKT)
- Bukit Asam (PTBA) (Profit taking target: Rp.4.320-4.480)
Entry (1) Rp.4.080, Entry (2) Rp.4.010, Cut loss point: Rp.3.940
- Astra International (ASII) (Profit taking target Rp.7.325-7.425)
Entry (1) Rp.6.975, Entry (2) Rp.6.900, Cut loss point: Rp.6.850
- Semen Gresik (SMGR) (Profit taking target Rp.9.050-9.250)
Entry (1) Rp.8.525, Entry (2) Rp.8.450, Cut loss point: Rp.8.250
- Waskita (WSKT) (BUY) (Profit taking target: Rp.1.770-1.860)
Entry (1) Rp.1.695, Entry (2) Rp.1.675, cut loss point: Rp.1.635
Disclaimer: Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor.
Disclaimer on: This document has been prepared by PT.KGI Sekuritas Indonesia. The information has been compiled from public source, which we believe to be reliable but no representation or warranty, express or implied is made as to accuracy, completeness or fairness of the information and opinions contained in this document. Information and opinion contained herein are used to assist recipients, but are not to be relied upon as authoritative or taken in substitution for the exercise of judgment by any recipients as of this date. Any opinion and expressed in this report are subject to change without notice and PT. KGI Sekuritas Indonesia is not under obligation to update or keep current the information contained herein. This report is not, and should not be construed as, an offer or solicitation to buy or to sell any securities. PT. KGI Sekuritas Indonesia accepts no liabilities whatsoever for any direct, indirect or consequential loss or damage suffered by any person as a result of relying on any statement or omission in any information contained in this report. No part of this report may be produced, distributed or published without the written permission of PT. KGI Sekuritas Indonesia. All rights reserved
Yuganur Wijanarko Senior Research (yuganur.wijanarko@kgi.com) (kgi.id)


