© 2016 KGI Sekuritas Indonesia | All Rights Reserved Privacy | Trading Information | Terms and Conditions | Sitemap
RESIDENTIAL PROPERTY: POSITIVE IMPACT FROM STIMULUS EXTENSION
Pertumbuhan total KPR/KPA pada Agustus 2021 melanjutkan akselrasi di +7,8% YoY yang mengindikasikan adanya pemulihan permintaan di sektor properti residensial masih berlangsung seiring dengan tren penurunan suku bunga KPR/KPA dan dukungan dari pemerintah dan Bank Indonesia dalam bentuk insentif PPN DTP dan pelonggatan LTV. Hal ini telah terlihat dari kenaikan marketing sales agregat emiten properti yang tumbuh +70,8% YoY di 2Q21 lalu. Kami memproyeksikan perpanjangan insentif PPN DTP akan terus memberikan dampak positif terhadap marketing sales hingga akhir 2021.
Perpanjangan PPN DTP dan Pelonggaran PPKM akan Berdampak Positif
Volume penjualan rumah pada 2Q21 berdasarkan survei Bank Indonesia kembali terkontraksi disebabkan oleh kenaikan kasus Covid-19 di akhir Juni 2021
Volume penjualan turun -10,0% YoY secara rerata, untuk rumah besar turun -13,0% YoY, rumah kecil di -15,4% YoY, sedangkan rumah sedang masih mengalami pertumbuhan tipis di +3,6% YoY
Meskipun demikian, hingga 1H21 marketing sales agregat dari lima emiten properti terbesar secara kumulatif mencatatkan kenaikan yang signifikan di +70,8% YoY menjadi sebesar Rp7,04 triliun
Kami melihat stimulus Bank Indonesia yang menaikkan LTV ke 100% (DP 0%) serta adanya insentif PPN telah berdampak positif pada kenaikan permintaan properti sepanjang 1H21. Pemerintah juga memperpanjang insentif PPN DTP hingga Desember 2021 dari semula di Agustus 2021
Pelonggaran PPKM juga diestimasikan berdampak pada kenaikan volume pengunjung di pusat perbelanjaan sehingga menguntungkan bagi emiten pengelola atas potensi pengurangan diskon tenant yang sudah diberikan sejak pandemi terjadi di 2020 lalu
Technical stock picks: (BUY: PWON, BSDE, CTRA, ERAA)
- Pakuwon (PWON) (Profit taking target: 625-645-695)
Entry (1) Rp.480, Entry (2) Rp.470, Cut loss point: Rp.450
- Bumi Serpong Damai (BSDE) (Profit taking target: Rp.1.170-1.270)
Entry (1) Rp.970, Entry (2) Rp.920, cut loss point: Rp.870
- Ciputra (CTRA) (Profit taking target: Rp.1.010-1.120-1.220)
Entry (1) Rp.890, Entry (2) Rp.850, Cut loss point: Rp.810
- Erajaya (ERAA) (Profit taking target: Rp.730-770-820)
Entry (1) Rp.610, Entry (2) Rp.560, Cut loss point: Rp.520
Penyangkalan (Disclaimer)
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidak-akuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research
(yuganur.wijanarko@kgi.com) (www.kgi.id)


