Konsolidasi sebagai kesempatan akumulasi.
Kami melihat bahwa keadaan jenuh beli harian (overbought) dan aksi penjualan atau profit taking oleh kaum beruang membuat IHSG terkonsolidasi minor antara level 6.015-6.120 sebelum dapat meneruskan kenaikan atau recovery rally menuju resistance atas di 6.210-6.280, namun penundaan tersebut dapat digunakan sebagai kesempatan akumulasi buy di saham big cap dan lapis dua pilihan dan menunggu siklus kenaikan selanjutnya.
IHSG stabil diatas 6.015 beruang gigit kuku
Kami melihat bahwa aksi pembelian oleh kaum banteng menahan aksi penjualan kaum beruang yang mengharapkan IHSG kembali turun ke 5.92.0-5.770. Penutupan IHSG diatas level psikologis 6.000 selama lebih dari 2 hari berturut-turut memberikan indikasi akan adanya rally breakout diatas resistance 6.120 untuk menuju 6.210 versus skenario breakdown ke 5.920-5.770
Breakout diatas 6.200, medium term jadi bull
Secara teknikal memang setelah IHSG melewati resistance di 6.120 untuk kembali ke breakout target di 6,200 (target diambil dari konsolidasi mingguan IHSG antara level 5.770-5.970), maka akan terjadi konsolidasi minor di 6.200-6.120 namun kita harus melihat bahwa bila terjadi penembusan diatas 6.200 m aka medium term kembali jadi bull untuk IHSG.
Stock picks: (BUY: ASII, PWON, BDMN, EXCL)
- Astra International (ASII) (Profit taking target: Rp.7.375-7.475-7.575)
Entry (1) Rp.7.075, Entry (2) Rp.6.975, Cut loss point: Rp.6.875
- Pakuwon (PWON) (Profit taking target Rp.695-725-735)
Entry (1) Rp.665, Entry (2) Rp.655, Cut loss point: Rp.635
- Bank Danamon (BDMN) (Profit taking target Rp.5.100-5.300)
Entry (1) Rp.4.750, Entry (2) Rp.4.710, Cut loss point: Rp.4.650
- Excelcomindo (EXCL) (Profit taking target: Rp.2.980-3.180)
Entry (1) Rp.2.710, Entry (2) Rp.2.650, cut loss point: Rp.2.610
Disclaimer: Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor.
Yuganur Wijanarko Senior Research (yuganur.wijanarko@kgi.com) (kgi.id)


