© 2016 KGI Sekuritas Indonesia | All Rights Reserved Privacy | Trading Information | Terms and Conditions | Sitemap
TELECOMMUNICATION: CONTINUATION OF POSITIVE TREND
Industri telekomunikasi masih mencatatkan tren yang positif pada 4Q20 lalu, dimana trafik data (EXCL dan ISAT) masih terus bertumbuh sebesar +10,8% QoQ dan +47,8% YoY, mencerminkan kenaikan permintaan penggunaan internet yang masih tinggi didorong oleh kondisi pandemi Covid-19 yang mendorong masyarakat untuk terbiasa dengan konektivitas daring. Di 2021 kami memproyeksikan tren pertumbuhan masih akan berlanjut meskipun terdapat downside risk dari pembelajaran tatap muka yang sudah diperbolehkan secara bertahap. Disisi lain, seiring dengan ketatnya persaingan industry, ARPU masih tercatat bertumbuh meskipun pada level yang minim.
Pertumbuhan Trafik Data Masih Terus Bertumbuh di 4Q20
Jumlah pelanggan dari dua operator (ISAT dan EXCL) tidak menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada 4Q20 dimana jumlah pelanggan hanya tumbuh sebesar +0,8% QoQ, dan +1,9% YoY
Namun demikian, trafik data meningkat signifikan di 4Q20 dimana tercatat sebesar 2.808 PB (+10,8% QoQ, +47,8% YoY) yang membawa trafik data kumulatif hingga 12M20 sebesar 9.779 PB (+47,8% YoY)
Kenaikan trafik data terbesar di 3Q20 dialami oleh EXCL (+49,1% YoY), disusul oleh ISAT (+45,2% YoY) dan TLKM (+38,4% YoY)
Kenaikan signifikan tersebut merupakan dampak positif dari pandemi Covid-19 yang mempercepat tranfsformasi digital di Indonesia, dimana di 2021 kami estimasikan tren ini masih akan berlangsung meskipun tidak sesignifikan di 2020 dimana terdapat down-side risk dari pembelajaran tatap muka yang secara bertahap kembali diperbolehkan dalam PPKM jilid terakhir
Kenaikan ARPU Tahunan Terbatas Disebabkan oleh Kompetisi yang Ketat
Data ARPU dari ISAT dan EXCL di 4Q20 mengalami penurunan secara kuartalan di 4Q20 yang turun -2,5% QoQ ke Rp33.300. Namun demikian, secara tahunan ARPU masih mencatatkan kenaikan di +3,6% YoY
Tingkat pertumbuhan ARPU yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan pertumbuhan trafik data disebabkan oleh kompetisi di industri yang masih ketat
Namun, kedepannya kami memproyeksikan ruang yang cukup besar bagi emiten telekomunikasi untuk memonetisasi kenaikan permintaan trafik data tersebut yang akan berdampak pada peningkatan ARPU dan profitabilitas, didorong oleh permintaan yang semakin inelastis seiring lebih bergantungnya masyarakat terhadap akses internet saat ini
Pilihan Saham: (TLKM, ISAT, EXCL, TBIG)
- Telekomunikasi (TLKM) (Profit taking target: Rp.3.550-3.650)
Entry (1) Rp.3.350, Entry (2) Rp.3.310, Cut loss point: Rp.3.250
- Indosat (ISAT) (Profit taking target: Rp.6.550-6.650-6.750)
Entry (1) Rp.6.350, Entry (2) Rp.6.250, Cut loss point: Rp.6.150
XL Aiata (EXCL) (Profit taking target: Rp.2.250-2.350-2.450)
Entry (1) Rp.2.050, Entry (2) Rp.2.010, Cut loss point: Rp.1.950
- Tower Bersama (TBIG) (Profit taking target: Rp.2.150-2.350)
Entry (1) Rp.1.980, Entry (2) Rp.1.940, Cut loss point: Rp.1.900
Penyangkalan
Semua informasi yang diberikan di sini tidak dimaksudkan untuk dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi khusus ataupun undangan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek. Resiko kerugian dalam perdagangan efek bisa sangat besar/substansial. Nasabah harus mempertimbangkan semua faktor risiko yang relevan termasuk situasi keuangan pribadi mereka sebelum melakukan perdagangan. Setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab sepenuhnya investor.
Pendapat apa pun yang diungkapkan mengenai arah masa depan harga saham tertentu sepenuhnya merupakan pendapat KGI Sekuritas dan tidak dijamin dengan cara apa pun. Dalam hal apa pun KGI Sekuritas tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi sehubungan dengan keputusan atau tindakan yang diambil atau tidak diambil oleh pihak mana pun yang mengandalkan informasi yang diberikan di sini, atau keterlambatan, ketidakakuratan, kesalahan, atau kelalaian informasi apapun.
Yuganur Wijanarko Senior Research


